Dituding culik Shalom Razade, Wulan Guritno merasa aneh: Dia itu milik saya dan Attila Syach


Pernikahan Wulan Guritno dengan Attila Syach memang sudah lama berakhir.

Bahkan kini baik Wulan Guritno maupun Attila Syach telah memiliki hidup masing-masing. Putri cantik mereka yakni Shalom Razade pun sudah beranjak dewasa yakni berusia 24 tahun.

Meski pernikahan mereka sudah lama berakhir, namun kisah masa lalu Wulan Guritno dengan Attila Syach seakan belum terhapus dari ingatan publik.

Kala itu Wulan dan Attila masih terlihat sangat muda, dan Shalom putri mereka masih berusia di bawah tiga tahun. Rumah tangga mereka pecah saat Wulan dituding berselingkuh oleh Attila.

Ketika proses peradilan cerai masih berlangsung, hubungan Wulan Guritno dan Attila Syach memanas saat Wulan dituding menculik Shalom dari rumah orangtua Attila.

Di mana saat itu Shalom tengah berada dalam asuhan sang ayah dan dititipkan pada ibunda Attila.

"Masalahnya gini, dari awal enggak pernah kita berdua bikin sesuatu yang baik, saya enggak pernah dikasih kesempatan untuk hak saya membawa Shalom. Saya hanya boleh menjenguk tok, itu enggak cukup bagi seorang ibu saya mau ngasuh," kata Wulan ketika diwawancara bersama Attila tahun 2002 silam, dikutip Hops.ID pada Minggu 20 November 2022.

Wulan merasa aneh karena dituding menculik anaknya sendiri. Saat membawa Shalom memang diakui Wulan Guritno bahwa saat itu tidak ada Attila Syach di rumah lantaran sedang bekerja.

Wulan pun tidak meminta izin pada ibunda Attila. Wulan menambahkan bahwa Shalom adalah miliknya dan milik Attila.

"Apakah saya harus izin sama mamanya Attila untuk membawa hak saya, itu punya saya Shalom dan punya Attila bukan punya mamanya," sambung Wulan.

Sementara itu dalam pengakuan Attila Syach, ia yang kala itu sedang syuting mengaku kaget saat mendapat laporan bahwa Shalom diculik.

"Itu adalah laporan pertama kali saya lagi syuting 'Attila anak kamu diculik' jadi termemori ya anak gue diculik dengan sendirinya iya, lah tapi saya tidak mempunyai kekuatan," kata Attila.

Polemik tuduhan penculikan itu pun berakhir perseteruan panas hingga terjadi sebuah insiden.

Di mana adik Attila dan sepupunya menyerang Wulan dengan melempar kaca mobil milik Wulan.

Polisi yang kebetulan ada di sekitar tempat kejadian langsung mengamankan Attar dan dan sepupunya.

Attila yang mengetahui kejadian tersebut mendatangi rumah Wulan untuk menyelesaikan persoalan.

Akan tetapi Wulan tidak berhak mencabut laporan lantaran dirinya tidak melaporkan kejadian itu pada polisi. Ia hanya dimintai keterangan sebagai saksi di tempat kejadian perkara.

20 tahun berlalu, Wulan mengaku bahwa perpisahannya dengan ayah Shalom tersebut adalah perpisahan menyakitkan yang membuatnya trauma.

Click to comment