Inilah Sosok Rizal Nugraha Alias Ical, Penusuk Bocah SD di Cimahi, Ternyata Usianya Baru 22 Tahun


Tersangka penusuk bocah SD di Cimahi akhirnya tertangkap.

Sosok pelaku diketahui bernama Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical.

Siapa sangka pelaku ternyata masih berusia 22 tahun.

Ical berhasil ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Cimahi bersama Ditreskrimum Polda Jabar pada, Minggu (23/10/2022).

Diberitakan sebelumnya, Ical menusuk bocah perempuan tersebut, korban saat itu sepulang dari mengaji.

Seusai ditusuk, tampak dari rekaman CCTV, Ical melarikan, sementara korban akhirnya meninggal dunia lantaran kehabisan darah.

Tampak Polda Jabar membagikan foto tersangka pembunuhan bocah di Cimahi tersebut.

Pelaku merupakan pria kelahiran Bandung, 22 Maret 2000.

Kombes Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Jabar sebelumnya mengatakan tersangka sudah teridentifikasi berdasarkan hasil kesesuaian dari beberapa data, informasi dan alat-alat bukti.

"Sehingga disimpulkan tersangka inilah (Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical) sebagai pelakunya," ujar Kombes Ibrahim Tompo, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Senin (24/10/2022).

Dalam foto serta identitas pelaku yang beredar bertuliskan ciri-ciri pelaku.

Yakni tinggi badan kurang lebih 160 cm, perawakan badan kurus, warna kulit putih.

Serta rambut ikal pendek, lengan kiri dan kanan bertatto batik.

Hingga akhirnya pelaku ditangkap.

"Iya, tadi sore (penangkapan pelaku)," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, kepada Tribun Jabar, Minggu.

"Saksi telah diperiksa kurang lebih 14 orang dan kita sudah memeriksa beberapa data-data yang terkait dengan kejadian tersebut," katanya.

Pelaku yakni Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical, kelahiran Bandung, 22 Maret 2000.

Dia beralamat di Gang Saluyu VI No 2 RT 04 RW 04 Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Sebelumnya, PS ditemukan dengan luka tusuk di punggung di gang dekat rumahnya, dikutip dari TribunJabar.com.

Dia ditusuk orang tak dikenal dalam perjalanan pulang dari mengaji.

PS, bocah perempuan tersebut sempat meminta tolong.

Hingga akhirnya PS ditemukan tergeletak pada Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 18.30 WIB di gang yang tak jauh dari rumahnya seusuai pulang mengaji dari Masjid At-Taqwa yang berlokasi di kawasan RT 06, Kelurahan Cibeureum.

Bocah tersebut meninggal dunia di rumah sakit karena mengalami luka parah pada bagian punggung setelah ditusuk oleh pelaku.

Click to comment